Monday, April 18, 2011

Sebagai seorang anak pimpinan jin yang ternama, Jin Ifrit Junior dititahkan sang ayah untuk segera masuk Sekolah Dasar Jin. Alasan sang ayah mengutus Jin Ifrit Junior ke sekolah adalah untuk segera menemukan cikal bakal generasi jin baru yang diramalkan dukun para jin akan dapat menggantikan kedudukannya sebagai Pemimpin Tertinggi para jin di masa depan. Mencemaskan kabar tersebut, sang ayah menginginkan Jin Ifrit Junior agar dapat mengalahkan jin itu dan mengusirnya untuk selama-lamanya dari negeri jin.
Singkat cerita, Jin Ifrit Junior menugaskan para pesuruhnya untuk mencari informasi mengenai Jin yang dimaksudkan sang ayah. Tidak membutuhkan waktu terlalu lama, para pesuruh menemukan generasi jin baru yang menghebohkan negeri jin tersebut.
Hari itu, langit di negeri jin terlihat biru cerah tanpa awan sedikitpun. Matahari dengan leluasa memamerkan senyum dan kemolekan wajahnya. Jin Ifrit Junior dengan langkah penuh percaya diri memasuki kelas pertamanya di Sekolah Dasar Jin.
Anak-anak jin yang mengenal sosok penuh kharisma tersebut segera bersujud, bahkan beberapa guru jin dan pesuruh sekolah dasar jin melakukan hal yang sama. Kecuali satu jin di sudut paling belakang kelas yang tampaknya sedang asyik bersolek dengan cermin persegi empat yang begitu lebar hingga menutupi nyaris seluruh wajahnya.
“Siapa kah gerangan yang sedang bersolek di bangku belakang tersebut?” Seru Jin Ifrit Junior dengan suaranya yang menggelegar. Sementara makhluk yang dituju, sedikitpun tak bergeming dari posisinya. Merasa malu karena tidak diacuhkan di depan umum, Jin Ifrit lalu mengirimkan jentikan bola api ke meja si pesolek.
“Wadouw! Panas! Panas!” Kontan teriak sekaligus melompat si makhluk di balik cermin lebar persegi empat itu dari mejanya.
“Singkirkan cermin itu dari meja. Ini sekolah bukan salon!” Bentak Jin Ifrit hendak duduk di salah satu bangku yang memang disediakan untuk dirinya.
“Ini bukan cermin, bego. Ini namanya laptop!” Ujar si lawan bicara menyadari kesalahpahaman Jin Ifrit.
“Laptop?”
“Iya. Masih saudaranya komputer!”
“Komputer?”
“Iya. Kalau mau koneksi ke internet selain butuh modem kita juga butuh komputer!”
“Internet? Modem? Benda apa pula itu?” Mendengar ucapan Jin Ifrit, lawan bicaranya refleks menepuk jidat sambil tertawa, “Dasar Jin bego! Makanya, jadi jin itu juga harus canggih. Jangan mau ketinggalan sama manusia!”
Jin Ifrit berang lalu kembali melempar bara api, tapi lawannya berhasil mengelak.
“Sombong betul! Memang siapa namamu?” Tanya Jin Ifrit memicingkan mata.
“Namaku Jin Internet!” Jawaban makhluk itu membuat Jin Ifrit langsung membelalakkan matanya.
“O, ternyata kamu yang namanya Jin Internet?”
Si Jin Internet mengangguk.
“Okelah, Jin Internet. Mungkin kamu baru di negeri jin ini, jadi kamu tidak mengenal siapa aku. Perkenalkan, namaku Jin Ifrit Junior! Dan aku adalah anak penguasa di negeri jin ini.”
“Oh ya?” Tampak sekali Jin Internet berusaha meremehkan. Jin Ifrit makin naik pitam, “Kalau memang kamu merasa hebat, bagaimana kalau kita beradu ilmu untuk mengukur tingkat kehebatan kita! Kita bahas tentang manusia saja. Siapa yang terbukti paling tahu, maka dialah jin yang paling cerdas dan hebat, sementara yang kalah harus mengabdi padanya.” Tantang Jin Ifrit Junior disambut antusias Jin Internet. “Oke. Siapa takut!”
Jin Ifrit lalu salto di udara dan bersila di awang-awang, sementara Jin Internet segera kembali duduk di depan benda ajaibnya yang bernama laptop.
“Bisa dimulai pertandingan kita?” Jin Ifrit membuka pertandingan, “Silahkan..” Sambut Jin Internet mengembangkan kedua tangannya.
“Siapa nama manusia pertama di dunia?” Pertanyaan pertama diajukan Jin Ifrit Junior.
“Tentulah Adam. Giliranku, siapa manusia paling pintar di dunia?” Balik bertanya Jin Internet.
“Donald Bebek!” Jawab Jin Ifrit penuh percaya diri.
“Salah. Albert Einstain!” Timpal Jin Internet dengan ekspresi senang penuh tawa.
Jin Ifrit mendengus kesal menanggapi ekspresi bahagia Jin Internet, “Giliranku, Nabi apa yang menguasai bahasa hewan dan jin?”
“Nabi Sulaiman!” Kembali Jin Internet menjawab dengan tepat. “giliranku Jin Ifrit, siapa nama presiden pertama Indonesia?”
Jin Ifrit garuk-garuk kepala tanpa suara dari mulut.
“Soekarno!” Jin Internet menjawab sendiri pertanyaannya sambil berjingkrak-jingkrak.
Hampir 1 hari 1 malam pertarungan tersebut berlangsung, tampak kentara sekali Jin Internet lebih unggul dibandingkan Jin Ifrit.
“Baiklah, Jin Internet. Aku, Jin Ifrit Junior, mengaku kalah padamu.” Lalu Jin Ifrit Junior menginjakkan kakinya kembali ke tanah dan bersujud di hadapan Jin Internet. “aku bersedia mengabdi padamu.”
Jin Internet bertepuk tangan kegirangan. “Oh, terima kasih sekali Jin Ifrit Junior!”
“Tapi, bolehkah aku bertanya apa rahasianya sehingga kau begitu banyak tahu tentang manusia?”
“Oh, itu permasalahan yang mudah, Jin Ifrit! Aku menggunakan internet untuk mencari semua jawaban atas pertanyaan-pertanyaanmu. Internet menampung semua pengetahuan manusia yang ingin kau ketahui!”
“Sungguhkah? Atau jangan-jangan kau adalah utusan manusia untuk memata-matai kami kaum jin?” Tudingan Jin Ifrit Junior mengejutkan Jin Internet.
“Hei, sembarangan! Aku bukan mata-mata!”
“Kalau bukan, bagaimana mungkin kau bisa menjawab 100% benar pertanyaanku mengenai manusia kalau kau bukan mata-mata manusia? Kau pasti penyusup! Perlu kau ketahui Jin Internet, di negeri jin tidak ada penyusup manusia yang berhasil masuk dan menguasai negeri kami. Kalau kau memang punya niatan tidak baik sepantasnyalah kau tidak berada di negeri kami!” Ujar Jin Ifrit Junior membuat Jin Internet mulai menyadari kalau dirinya dijebak.
“Oh, Oke Jin Ifrit Junior yang cerdas. Entah apa niatmu, tapi kau telah mempermainkan aku. Kau tidak sungguh-sungguh menantangku adu ilmu kan?”
Jin Ifrit mengangkat tangannya untuk mengundang warga jin lain yang memang telah sibuk berkerumun, “Hei warga jin yang berbahagia, bersediakah kalian dikuasai jin utusan manusia ini? Dia akan menjadikan kalian budak yang bekerja pada manusia kalau kalian percaya padanya?”
Warga semakin ramai berkerumun dan memandang Jin Internet dengan tatapan penuh curiga.
“Kalau kalian tidak ingin diperbudak oleh Jin Internet. Maka dia harus kita asingkan! Harus kita buang selama-lamanya ke dunia manusia. Bagaimana warga? Apakah kalian Setuju?”
Seperti paduan suara, serentak warga jin mendukung pernyataan Jin Ifrit Junior. Tanpa perlawanan berarti Jin Internet dibawa para pesuruh Jin Ifrit Junior lalu dilempar ke dunia manusia dan tidak lagi memiliki izin untuk kembali ke negeri jin.
Oleh karenanya, Jin Internet kemudian menetap dan berkembang biak di dunia manusia serta tumbuh menjadi sahabat akrab manusia. Seperti layaknya manusia, jin pun makhluk yang terdiri dari makhluk yang jahat dan makhluk yang baik. Jin internet pun demikian. Jin Internet yang memiliki sifat yang baik selalu memberikan manfaat bagi manusia. Sementara jin yang bertabiat buruk selalu membawa kerugian bagi manusia. Karena itu, sebagai manusia yang berkawan dengan internet, kita harus berhati-hati memilih internet yang baik saja sebagai teman dan meninggalkan yang buruk agar tidak merugikan diri kita.
Sementara negeri jin sepeninggalan Jin Internet terus mengembangkan teknologinya agar tidak ketinggalan dan tidak mudah diserang manusia maupun Jin Internet. Bahkan konon ceritanya, kini di negeri jin, teknologinya terbilang jauh lebih canggih dibandingkan teknologi manusia.

Kisah Jin Internet

Sunday, April 17, 2011

Seekor ikan sejenis lele diduga telah bermutasi secara genetik menjadi berukuran sangat besar dan mengerikan. Ikan ini kini menjadi obyek penelitian para ilmuwan di Nepal dan India. Mereka khawatir ikan itu sudah membunuh beberapa orang setelah ‘merasakan’ mayat manusia.
Lele raksasa ini, biasanya disebut goonch, diduga tumbuh besar setelah mendapat makanan mayat-mayat manusia yang dibuang di sungai Great Kali, sungai di perbatasan Nepal-India, tempat ikan itu ditangkap.
Ikan yang telah bermutasi itu kini sedang dalam penyelidikan ahli biologi Jeremy Wade. Wade meneliti ikan lele raksasa itu untuk acara televisi dan akan ditayangkan stasiun televisi Five dalam waktu dekat.
“Penduduk lokal mengatakan kepada saya suatu teori bahwa monster ini telah tumbuh luar biasa besar karena makan sisa pembakaran mayat. Mungkin mereka merasakan nikmatnya daging manusia setelah memakan sisa-sisa mayat itu” ungkap Wade.
“Kemungkinan ada beberapa lele yang tumbuh lebih besar daripada yang lain dan jika Anda memberikan makanan lebih banyak lagi, maka mereka pasti juga akan tumbuh lebih besar lagi” katanya.
Awalnya, Wade mengira bahwa buayalah yang memakan sisa-sisa mayat tersebut. Namun, teori itu berubah setelah dia mengalihkan perhatian pada goonch, salah satu jenis ikan air tawar terbesar di dunia.
Dia lantas menangkap seekor di antaranya yang diperkirakan berbobot 55 kg dengan panjang hampir 2 meter. Berat dan ukuran ini bisa disebut rekor dunia karena jauh lebih berat dan lebih besar dari ikan-ikan lele yang pernah tertangkap sebelumnya. “Jika ikan ini menangkapmu, kamu tak akan bisa lolos”, sahutnya.
Selama bertahun-tahun, penduduk di sepanjang Great Kali yakini ada monster menakutkan yang bersembunyi di sungai yang mengalir di perbatasan India-Nepal ini.
Hanya saja, mereka menganggap monster ini selalu bergerak di sepanjang aliran sungai dan mengincar orang-orang yang mandi di sungai itu. Tahun lalu, remaja 18 tahun dari Nepal hilang setelah diseret ke dalam sungai oleh sesuatu yang digambarkan sebagai ‘babi yang bentuknya panjang’.
Korban pertama serangan goonch ini diperkirakan seorang pemuda berusia 17 tahun yang juga berasal dari Nepal. Dia tewas setelah mandi di sungai itu, April 1988 silam.
Para saksi mata mengatakan, mereka menyaksikan pemuda itu seperti ditarik oleh sesuatu yang kuat ke dalam sungai. Tiga bulan berselang, seorang anak laki-laki yang sedang mandi di Sungai Kali bersama ayahnya, tiba-tiba di serang dan di seret kedalam air. Si ayah hanya bisa berteriak dan tak dapat melakukan apa-apa.
Setelah itu, kejadian seperti ini terjadi berulang kali hingga menghantui para penduduk yang tinggal di sekitar aliran Sungai Kali. Bahkan beberapa tahun belakangan ini, laporan tentang hilangnya penduduk yang mandi di Sungai Kali semakin meningkat.
Great Kali Gandaki River adalah sebuah sungai yang berada di perbatasan antara India dan Nepal. Alirannya bersumber dari sumber air di Pegunungan Himalaya di ketinggian 3600 mdpl.
Keindahan sungai ini sudah tak perlu diragukan lagi. Sayangnya suatu Legenda menakutkan tentang monster pemakan manusia, menghantui desa-desa yang berada di kawasan ini. Membuat penduduk enggan mandi ataupun bermain di sekitar sungai itu.
Penduduk bingung dan mulai berargumentasi tentang jenis mahluk yang tinggal di situ. Beberapa penduduk percaya ada sekumpulan buaya yang hidup di sungai itu. Namun setelah diselidiki, ternyata tidak ada komunitas buaya yang hidup di daerah itu.
Terakhir, pada tahun 2007, seorang pemuda Nepal berumur 18 tahun yang sedang berenang di sungai itu ditarik oleh monster misterius dan lenyap begitu saja dari permukaan air. Menurut saksi mata yang menyaksikan kejadian itu, bentuk monster itu seperti babi berukuran sangat besar.

Goonch Fish, Lele Kanibal

Rasa penasaran penduduk akhirnya terjawab ketika seorang ahli biologist dari Inggris bernama Jeremy Wade melakukan penelitian di Sungai Kali dan menemukan jawaban yang mengejutkan.
Wade menemukan kenyataan bahwa monster pemakan manusia itu ternyata adalah sejenis ikan lele raksasa (Giant Cat Fish) yang telah mengalami perubahan DNA karena sering memakan mayat yang dihanyutkan ke sungai setelah terlebih dahulu dibakar dalam acara ritual pemakaman tradisional masyarakat setempat yang dikenal dengan nama Ritual Bagmati.
“Ikan jenis ini merupakan jenis ikan endemis sungai ini. Namun, karena telah puluhan tahun menyantap daging mayat yang dihanyutkan melalui sungai, ikan ini berubah secara genetik menjadi jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya. Mereka menjadi ketagihan, dan mulai menjadikan daging manusia menjadi menu utama. Jadi jika lama tidak ada ritual pemakaman, ikan ini menjadi ganas dan menyerang manusia,” Wade menjelaskan.
Dalam penelitiannya, Jeremy Wade juga berhasil menangkap seekor ikan lele pemangsa daging manusia dengan ukuran 1,8 meter dan berat berkisar 73 kilogram.
Menurut Wade jika ikan dengan ukuran sebesar itu ketika menyerang manusia di dalam air, maka sedikit sekali kemungkinan korbannya untuk menyelamatkan diri. Wade lalu menamakan ikan lele raksasa itu dengan nama Goonch Fish.
Perjalanan penelitian Jeremy Wade saat menyelidiki ikan lele pemakan manusia di Sungai Kali Dakali telah di dokumentasikan dan akan ditayangkan perdana pada tanggal 21 Oktober nanti di salah satu stasiun televisi Inggris (Channel 5) dengan judul “Monster Air Pemakan Daging Manusia”.

Raksasa Sungai Mekong

Sungai Mekong yang merupakan salah satu sungai utama di dunia banyak menyimpan berbagai jenis ikan-ikan raksasa. Sungai Mekong merupakan sungai terpanjang ke-12 di dunia, dan ke-10 terbesar dalam volume (melepas 475 km³ air setiap tahunnya), dia mengisi wilayah seluas 795.000 km² dari Tibet dia mengalir melalui China provinsi Yunnan, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam.
Semua kecuali China dan Myanmar masuk kedalam Komisi Sungai Mekong. Karena variasi musim yang sangat berbeda dalam aliran dan adanya “rapid” dan air terjun membuat navigasi sangat sulit.
Menurut para peneliti, sungai ini adalah rumah dari berbagai jenis ikan raksasa air tawar. Yang paling terkenal adalah Mekong Giant Cat Fish. Jenis ikan lele raksasa ini memang hidup disepanjang aliran Sungai Mekong yang melintasi beberapa negara di Asia tersebut.
Pada tahun 2005, seorang nelayan Muangthai menangkap ikan lele raksasa sebesar beruang Grizzly di Sungai Mekong. Ukuran ikan ini berkisar 2,7 Meter dengan berat mencapai 646 pon.

Lele Raksasa Sungai Mekong
Memang penangkapan ikan lele berukuran raksasa di Sungai Mekong bukanlah hal yang aneh. Sudah berulang kali nelayan setempat mendapatkan ikan lele berukuran raksasa di sungai itu.

Bukan Pemangsa

Berbeda dengan kasus di Sungai Kali di Nepal dan Waduk Huadu’s Forung di China, tidak ada laporan yang menyebutkan bahwa ikan lele raksasa di Sungai Mekong adalah pemangsa manusia.
IUCN (International Union for Conservation of Nature), sebuah badan dunia yang bergerak di bidang konservasi sumberdaya alam telah menyimpan dan memasukkan data keberadaan ikan lele raksasa dari Sungai Mekong sebagai jenis satwa air yang langka dan menuju kepunahan.
Jenis ikan lele raksasa ini, juga telah menarik perhatian WWF (Worl Wildlife Fund) dan National Geografic Society. Kedua organisasi ini sedang bersama-sama menyusun rencana perlindungan terhadap jenis ikan itu.
Memang menakutkan jika kita membayangkan keberadaan raksasa-raksasa air tawar pemangsa daging manusia tersebut. Kita sekarang tentu akan menjadi was-was jika berenang di sungai maupun danau air tawar.
Namun pertanyaannya adalah bagaimana mereka bisa menjadi kanibal dan doyan makan manusia. Apakah mereka yang mengganggu manusia, atau malah manusia yang mengusik habitat mereka.

Ikan Lele Pemakan Manusia

Bentuknya sederhana benar, namun jemaah sudah berdatangan dari penjuru desa sebelum waktu solat masuk .Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya,bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, iaitu “Shanke Yadem” (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Di sebalik masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik dan mengandungi pelajaran yang sangat berharga bagi kita.

Ceritanya begini :
Di sebuah kawasan Al-Fateh, di pinggiran kota Istanbul ada seorang yang wara’ dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar dia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, dia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya “ Shanke Yadem”.

Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang sepatutnya digunakan untuk membeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)… Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Dia mampu menahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab.
Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita-citanya yang amat mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, bagaimana Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita-cita mulia, yakni membangun sebuah masjid dan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairudin ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak mampu berbuat kebaikan seperti Khairuddin Afandi.
Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan yang terjadi pada Khiruddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritan seorang yang miskin berjaya membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: “Shanke yadem” (Angap Saja Saya Sudah Makan).
Subhanallah! Sekiranya orang-orang kaya dan memiliki penghasilan lebih dari kaum Muslimin di dunia ini berfikir seperti Khairuddin, berapa banyak dana yang akan terkumpul untuk kaum fakir miskin? Berapa banyak masjid, sekolah, rumah sakit dan fasilitas hidup lainnya yang dapat dibangun? Berapa banyak infra struktur yang dapat kita realisasikan, tanpa harus meminjam ke lembaga dan Negara yang memusuhi Islam dan umatnya?
Jemaah yang melimpah, tanda keberkahan dan amal soleh dari harta yang halal dan bersih

For Pic


Masjid Aneh di Dunia

Saturday, April 16, 2011

bukti pembayaran onbux
Bagi yang berminat dengan ptc luar negeri ini silahkan klik banner yang ada di bawah ini :
ONBUX


NEOBUX



SYNBUX




 
Untuk PTC indonesia terpercaya silahkan join dengan ptc-ptc yang ada dibawah ini sudah terbukti paying terhadap member-membernya.
PTC INDONESIA YANG TERBUKTI MEMBAYAR!!!

SENTRACLIX
SentraClix

VISTACLIX.COM


DBCLIX.COM
DbClix


IDR-CLICKIT.COM



INDOSTARBUX
IndoStarBux

BUKTI PEMBAYARAN ONBUX

Thursday, April 14, 2011

Membaca judul diatas, tentu banyak orang yang akan mengernyitkan dahi, sebagai tanda ketidakpercayaannya. Bahkan, mungkin demikian pula dengan Anda. Sebab, Nabi Sulaiman AS adalah seorang utusan Allah yang diberikan keistimewaan dengan kemampuannya menaklukkan seluruh makhluk ciptaan Allah, termasuk angin yang tunduk di bawah kekuasaannya atas izin Allah. Bahkan, burung dan jin selalu mematuhi perintah Sulaiman.

Berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, ternyata "CANDI BOROBUDUR" adalah bangunan yang dibangun oleh "TENTARA NABI SULAIMAN" termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur'an sebagai "ARSY RATU SABA", sejatinya PRINCE OF SABA atau "RATU BALQIS" adalah "RATU BOKO" yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting.

Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa "SUKU JAWA" disebut juga sebagai "BANI LUKMAN" karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur'an.
Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur'an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU yaitu Sukarno, Suharto, dan Susilo serta meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. 

Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur'an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah "SYAILENDRA" , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = gunung dan indra = raja.
Subhanallaah....

Menurut Sami bin Abdullah al-Maghluts, dalam bukunya Atlas Sejarah Nabi dan Rasul, Nabi Sulaiman diperkirakan hidup pada abad ke-9 Sebelum Masehi (989-931 SM), atau sekitar 3.000 tahun yang lalu. Sementara itu, Candi Borobudur sebagaimana tertulis dalam berbagai buku sejarah nasional, didirikan oleh Dinasti Syailendra pada akhir abad ke-8 Masehi atau sekitar 1.200 tahun yang lalu. Karena itu, wajarlah bila banyak orang yang mungkin tertawa kecut, geli, dan geleng-geleng kepala bila disebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan oleh Nabi Sulaiman AS.

Candi Borobudur merupakan candi yg diakui umat Budha. Berdekatan dengan Candi Borobudur adalah Candi Pawon dan Candi Mendut. Beberapa kilometer dari Candi Borobudur, terdapat Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Plaosan, dan lainnya. Candi-candi di dekat Prambanan ini merupakan candi yg diakui umat Buddha yang didirikan sekitar tahun 772 dan 778 Masehi.

Lalu, apa hubungannya dengan Sulaiman? Benarkah Candi Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang hebat dan agung itu? Apa bukti-buktinya? Benarkah ada jejak-jejak Islam di candi Buddha terbesar itu? Tentu perlu penelitian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak untuk membuktikan validitas dan kebenarannya.

Namun, bila pertanyaan di atas diajukan kepada KH Fahmi Basya, ahli matematika Islam itu akan menjawabnya; benar. Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang ada di tanah Jawa.
Dalam bukunya, Matematika Islam 3 (Republika, 2009), KH Fahmi Basya menyebutkan beberapa ciri-ciri Candi Borobudur yang menjadi bukti sebagai peninggalan putra Nabi Daud tersebut. Di antaranya, hutan atau negeri Saba, makna Saba, nama Sulaiman, buah maja yang pahit, dipindahkannya istana Ratu Saba ke wilayah kekuasaan Nabi Sulaiman, bangunan yang tidak terselesaikan oleh para jin, tempat berkumpulnya Ratu Saba, dan lainnya.

Dalam Alquran, kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba disebutkan dalam surah An-Naml [27]: 15-44, Saba [34]: 12-16, al-Anbiya [21]: 78-81, dan lainnya. Tentu saja, banyak yang tidak percaya bila Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman.

Di antara alasannya, karena Sulaiman hidup pada abad ke-10 SM, sedangkan Borobudur dibangun pada abad ke-8 Masehi. Kemudian, menurut banyak pihak, peristiwa dan kisah Sulaiman itu terjadi di wilayah Palestina, dan Saba di Yaman Selatan, sedangkan Borobudur di Indonesia.

Tentu saja hal ini menimbulkan penasaran. Apalagi, KH Fahmi Basya menunjukkan bukti-buktinya berdasarkan keterangan Alquran. Lalu, apa bukti sahih andai Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman atau bangunan yang pembuatannya merupakan perintah Sulaiman?

Menurut Fahmi Basya, dan seperti yang kita lihat melalui relief-relief yang ada, memang terdapat beberapa simbol, yang mengesankan dan identik dengan kisah Sulaiman dan Ratu Saba, sebagaimana keterangan Alquran. 

Pertama adalah tentang tabut, yaitu sebuah kotak atau peti yang berisi warisan Nabi Daud AS kepada Sulaiman. Konon, di dalamnya terdapat kitab Zabur, Taurat, dan Tingkat Musa, serta memberikan ketenangan. Pada relief yang terdapat di Borobudur, tampak peti atau tabut itu dijaga oleh seseorang. “Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: ‘Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman’.” (QS Al-Baqarah [2]: 248).

Kedua, pekerjaan jin yang tidak selesai ketika mengetahui Sulaiman telah wafat. (QS Saba [34]: 14). Saat mengetahui Sulaiman wafat, para jin pun menghentikan pekerjaannya. Di Borobudur, terdapat patung yang belum tuntas diselesaikan. Patung itu disebut dengan Unfinished Solomon.

Ketiga, para jin diperintahkan membangun gedung yang tinggi dan membuat patung-patung. (QS Saba [34]: 13). Seperti diketahui, banyak patung Buddha yang ada di Borobudur. Sedangkan gedung atau bangunan yang tinggi itu adalah Candi Prambanan.

Keempat, Sulaiman berbicara dengan burung-burung dan hewan-hewan. (QS An-Naml [27]: 20-22). Reliefnya juga ada. Bahkan, sejumlah frame relief Borobudur bermotifkan bunga dan burung. Terdapat pula sejumlah relief hewan lain, seperti gajah, kuda, babi, anjing, monyet, dan lainnya.

Kelima, kisah Ratu Saba dan rakyatnya yang menyembah matahari dan bersujud kepada sesama manusia. (QS An-Naml [27]: 22). Menurut Fahmi Basya, Saba artinya berkumpul atau tempat berkumpul. Ungkapan burung Hud-hud tentang Saba, karena burung tidak mengetahui nama daerah itu. “Jangankan burung, manusia saja ketika berada di atas pesawat, tidak akan tahu nama sebuah kota atau negeri,” katanya menjelaskan. Ditambahkan Fahmi Basya, tempat berkumpulnya manusia itu adalah di Candi Ratu Boko yang terletak sekitar 36 kilometer dari Borobudur. Jarak ini juga memungkinkan burung menempuh perjalanan dalam sekali terbang.

Keenam, Saba ada di Indonesia, yakni Wonosobo. Dalam Alquran, wilayah Saba ditumbuhi pohon yang sangat banyak. (QS Saba [34]: 15). Dalam kamus bahasa Jawi Kuno, yang disusun oleh Dr Maharsi, kata ‘Wana’ bermakna hutan. Jadi, menurut Fahmi, wana saba atau Wonosobo adalah hutan Saba.

Ketujuh, buah ‘maja’ yang pahit. Ketika banjir besar (Sail al-Arim) menimpa wilayah Saba, pepohonan yang ada di sekitarnya menjadi pahit sebagai azab Allah kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya.  “Tetapi, mereka berpaling maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar[1236] dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” (QS Saba [34]: 16).

Kedelapan, nama Sulaiman menunjukkan sebagai nama orang Jawa. Awalan kata ‘su’merupakan nama-nama Jawa. Dan, Sulaiman adalah satu-satunya nabi dan rasul yang 25 orang, yang namanya berawalan ‘Su’. 

Kesembilan, Sulaiman berkirim surat kepada Ratu Saba melalui burung Hud-hud. “Pergilah kamu dengan membawa suratku ini.” (QS An-Naml [27]: 28).  Menurut Fahmi, surat itu ditulis di atas pelat emas sebagai bentuk kekayaan Nabi Sulaiman. Ditambahkannya, surat itu ditemukan di sebuah kolam di Candi Ratu Boko.

Kesepuluh, bangunan yang tinggal sedikit (Sidrin qalil). Lihat surah Saba [34] 16). Bangunan yang tinggal sedikit itu adalah wilayah Candi Ratu Boko. Dan di sana terdapat sejumlah stupa yang tinggal sedikit. “Ini membuktikan bahwa Istana Ratu Boko adalah istana Ratu Saba yang dipindahkan atas perintah Sulaiman,” kata Fahmi menegaskan.

Selain bukti-bukti di atas, kata Fahmi, masih banyak lagi bukti lainnya yang menunjukkan bahwa kisah Ratu Saba dan Sulaiman terjadi di Indonesia. Seperti terjadinya angin Muson yang bertiup dari Asia dan Australia (QS Saba [34]: 12), kisah istana yang hilang atau dipindahkan, dialog Ratu Bilqis dengan para pembesarnya ketika menerima surat Sulaiman (QS An-Naml [27]: 32), nama Kabupaten Sleman, Kecamatan Salaman, Desa Salam, dan lainnya. Dengan bukti-bukti di atas, Fahmi Basya meyakini bahwa Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman. Bagaimana dengan pembaca? Hanya Allah yang mengetahuinya. Wallahu A’lam.

Dan satu hal lagi, tentu yang kita ketahui riwayat meninggalnya Nabi Sulaiman AS yakni tidak diketahui oleh para jin yang sedang bekerja, dimana ketika itu Nabi Sulaiman AS ketika meninggal dunia sedang duduk memperhatikan pasukan jinnya yg sedang bekerja, jika tongkat yg beliau pegang tidak rapuh dimakan rayap, maka tidak ada yang tahu bahwa Nabi Sulaiman AS meninggal,  sehingga setelah para jin tahu kalau nabi Sulaiman Sudah wafat maka mereka pun meninggalkan pekerjaannya sehingga ada yang tidak selesai, maka dari itulah patung yg ada dicandi adalah replika Nabi Sulaiman AS. wallahu ‘alamu.

 


Candi Borobudur Ternyata Peninggalan Nabi Sulaiman AS ???

Social Icons

Followers