Tuesday, June 17, 2014

Kita telah ketahui bersama bahwa waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah dan di antara waktu yang kita diperintahkan untuk memanfaatkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kita banyak melihat orang-orang melalaikan waktu yang mulia ini. Waktu yang seharusnya dipergunakan untuk bekerja, melakukan ketaatan dan beribadah, ternyata dipergunakaan untuk tidur dan bermalas-malasan.
Saudaraku, ingatlah bahwa orang-orang sholih terdahulu sangat membenci tidur pagi. Kita dapat melihat ini dari penuturan Ibnul Qayyim ketika menjelaskan masalah banyak tidur yaitu bahwa banyak tidur dapat mematikan hati dan membuat badan merasa malas serta membuang-buang waktu. Beliau rahimahullah mengatakan,
“Banyak tidur dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan. Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan.
Waktu tidur yang paling bermanfaat yaitu :
[1] tidur ketika sangat butuh,
[2] tidur di awal malam –ini lebih manfaat daripada tidur di akhir malam-,
[3] tidur di pertengahan siang –ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan sore-. Apalagi di waktu pagi dan sore sangat sedikit sekali manfaatnya bahkan lebih banyak bahaya yang ditimbulkan, lebih-lebih lagi tidur di waktu ‘Ashar dan awal pagi kecuali jika memang tidak tidur semalaman.
Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang sholih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barokah (banyak kebaikan).” (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah)
BAHAYA TIDUR PAGI [1]
[Pertama] Tidak sesuai dengan petunjuk Al Qur’an dan As Sunnah.
[Kedua] Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush sholih (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci.
[Ketiga] Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya.
[Keempat] Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya.
Maksud dari hal ini dapat dilihat dari perkataan Ibnul Qayyim. Beliau rahimahullah berkata, “Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya.” (Miftah Daris Sa’adah, 2/216). Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan dengan sering tidur, maka di sore harinya dia juga akan malas-malasan pula.
[Kelima] Menghambat datangnya rizki.
Ibnul Qayyim berkata, “Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat.” (Zaadul Ma’ad, 4/378)
[Keenam] Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222)



[1] Pembahasan berikut disarikan dari tulisan Ustadz Abu Maryam Abdullah Roy, Lc yang berjudul ‘Tholabul ‘Ilmi di Waktu Pagi’ dan ada sedikit tambahan dari kami.

Dampak Buruk Tidur Pagi

Thursday, June 12, 2014

Islam mengatur segala aspek kehidupan manusia, termasuk masalah Berhubungan Suami isteri. Berikut kami sajikan adab dan Pantangan dalam berhubungan Suami Istri, semoga bermanfaat.

1. ADAB
  • Mencium Ubun - Ubun Isteri
Pengantin pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun isterinya seraya mendo’akan baginya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah “basmalah” serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.”
  • Shalat Dua Rakaat
Mengenai adab ini Abu Sa’id maula bercerita “Aku menikah ketika aku masih seorang budak. Ketika itu aku mengundang beberapa orang Shahabat Nabi, di antaranya ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzarr dan Hudzaifah radhiyallaahu ‘anhum. Lalu tibalah waktu shalat, Abu Dzarr bergegas untuk mengimami shalat. Tetapi mereka berkata: ‘Kamulah (Abu Sa’id) yang berhak!’ Ia (Abu Dzarr) berkata: ‘Apakah benar demikian?’ ‘Benar!’ jawab mereka. Aku pun maju mengimami mereka shalat. Ketika itu aku masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajariku, ‘Jika isterimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua shalat dua raka’at. Lalu mintalah kepada Allah kebaikan isterimu itu dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya terserah kamu berdua”
  • Membaca Basmalah
Karena disebutkan dalam satu hadits bahwa orang yang menyetubuhi isterinya tanpa membaca Bismillah berarti ia bersetubuh bersama setan, dan setan juga akan meninggalkan benihnya dalam rahim sang isteri.
  • Berdo'a
Berikut do’a sebelum bersetubuh: 
اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

"Dengan nama Allâh. Ya Allâh, hindarkanlah kami dari syetan dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syetan."
  • Berhias
Dulu ada seorang perempuan di negeri Syam yang bernama Rabi’ah. Ia selalu berpakaian indah di malam hari dan menyapa suaminya seraya bertanya “apakah engkau berhajat kepadaku malam ini?”, jika suaminya menjawab “ia” maka ia akan segera melayaninya. Begitulah diceritakan dalam kitab Uqudul Lujain. Rasulullah Saw. bersabda; "Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah" (HR. Tirmidzi).
  • Melakukan di Tempat Tertutup
Dalam hal ini Rasulullah Saw., bersabda “Apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar (Keledai). (HR Ibnu Majah).
  • Bercumburayu
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya : "Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu." (HR. At-Tirmidzi).

2. PANTANGAN
  • Melihat Kemaluan
Dimakruhkan bagi suami melihat kemaluan isterinya, bahkan ada pendapat hal ini diharamkan. Dalam satu hadits Rasulullah Saw, berkata: “Apabila seseorang diantara kami berjima’ dengan isteri atau budaknya, janganlah melihat kemalauannya, hal itu dapat menyebabkan buta”. Hadits ini dhaif menurut kebanyakan Ulama sebagaimana tersebut dalam kitab Tuhfatul Muhtaj. Dalam hadits lain yang juga dhaif Sayyidah Aisyah Ra. Mengatakan bahwa ketika bersetubuh beliau tidak melihat kemaluan Nabi Saw. dan Nabi Saw. pun tidak melihat kemaluan Aisyah Ra.
  • Menyetubuhi Lewat Dubur
Jika kita teliti banyak efek buruk yang timbul apabila seseorang menyetubuhi isterinya lewat dubur. Dalam Islam hal ini sangat terlarang. Rasulullah Saw. bersabda “Setubuhilah isterimu dari arah depan atau dari arah belakang, tetapi hindarilah (jangan engkau menyetubuhinya) di dubur dan ketika sedang haidh”.
  • Bersetubuh Saat Haidh
Ini juga diharamkan berdasarkan hadits diatas
  • Bersetubuh di Bulan Puasa
Dalam setiap kitab Fiqh disebutkan bahwa bersetubuh dibulan puasa dapat membatalkan puasa dan diwajibkan membayar kafarah.

Wallahu A'lam

Adab & Pantangan BERHUBUNGAN SUAMI ISTRI

Rukun adalah hal - hal yang harus dilakukan untuk sahnya sesuatu, dan hal - hal itu merupakan bagian dari sesuatu tersebut, contohnya baca al-Fatihah yang merupakan rukun bagi shalat, kerena shalat tidak sah tanpa membaca al-Fatihah, dan al-Fatihah adalah bagian dari Shalat.

Imam Abi Syuja' dalam Kitab Matan Ghayah wa at-Tarib meneyebutkan rukun shalat ada 18, namun Imam an-Nawawi dalam al-Minhaj menyebutkan jumlah rukun shalat hanya 13. 

Perbedaan hitungan ini disebabkan Thuma'ninah, sebahagian Ulama menghitung thuma'ninah secara detil sebagai rukun shalat, ada juga ulama yang tidak menghitungnya sebagai rukun seperti Imam an-Nawawi, beliau menganggap thuma'ninah sebagai syarat bagi rukun, bukan rukun.

inilah 13 Rukun Shalat Menurut Imam an-Nawawi:
No
Rukun
Artinya
1
النِّيَّةُ
Niat
2
تَكْبِيرَةُ الْإِحْرَامِ
Takbiratul Ihram
3
الْقِيَامُ فِي فَرْضِ الْقَادِرِ
Berdiri bagi yang mampu
4
الْقِرَاءَةُ
Membaca al-Fatihah
5
الرُّكُوعُ
Ruku’
6
الِاعْتِدَالُ
I’tidal
7
السُّجُودُ
Sujud
8
الْجُلُوسُ بَيْنَ سَجْدَتَيْنِ
Duduk antara dua sujud
9
قُعُودُ التَّشَهُّد
Duduk tasyahud akhir
10
التَّشَهُّدُ
Membaca tasyahud
11
الصَّلَاةُ
Membaca Shalawat
12
السَّلَامُ
Salam
13
تَرْتِيبُ الْأَرْكَانِ
Tertib segala rukun
Semoga bermanfaat. Wallahu A'lam

13 Rukun Shalat

Sunday, June 1, 2014

Para wanita seksi ini bukan wanita seksi sembarangan mereka adalah wanita seksi pemain film panas. Mereka hanya dalam keaadaan libur syuting film panas saja. Dengan alasan amal para pemain film panas ini membebaskan payudara mereka untuk dipegang siapa saja yang bakalan menyumbang, setidaknya 100 Yen.  10 aktris porno Jepang turut serta dalam acara bertajuk “Erotica Will Save The World”, sebuah acara amal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap HIV/AIDS. Acara yang diselenggarakan di Tokyo ini digelar oleh Paradise TV, stasiun televisi dewasa asal Jepang dan disiarkan secara langsung selama 24 jam. RocketNews24 mencatat, para donatur diperbolehkan untuk meremas payudara salah satu aktris. Syaratnya, pengunjung harus berusia lebih dari 18 tahun dan hanya boleh meremas bagian payudara. Jika ingin "nambah", mereka harus menyumbang lagi.


Wanita Seksi
unikbaca.com
Cara yang dilakukan para bintang porno ini untuk beramal terbilang unik. Seperti diberitakan Huffington Post, seluruh donasi yang terhimpun akan disalurkan ke STOP! AIDS, organisasi yang mempromosikan kewaspadaan, pengobatan, dan pencegahan terhadap AIDS. unikbaca.com

Organisasi ini berafiliasi dengan Stop AIDS Project yang dikelola oleh San Fransisco AIDS Foundation. Paradise TV dikenal sebagai kanal televisi dewasa yang menyajikan tayangan panas berkonsep unik. Salah satu programnya, “I Will Lose My Virginity”, menayangkan proses hilangnya keperawanan para wanita lewat siaran langsung selama dua jam.

Wanita Seksi ini Bebaskan Payudara Untuk Dipegang


Jakarta - Masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden (Wapres) Boediono tinggal menghitung bulan.

Lalu berapa uang pensiun yang bakal diterima pasangan ini setelah tak lagi menjadi orang nomor satu dan dua di Indonesia tersebut?.

Kepala Divisi Layanan PT Taspen (Persero), Tobing Halomoan, mengungkapkan, mantan Presiden dan Wapres akan menerima hak pensiun yang dibayarkan perseroan setiap bulan.

"Mantan Presiden akan menerima uang pensiun pokok sebesar Rp 30 juta per bulan, sedangkan mantan Wapres di bawah sedikit sekitar Rp 22 juta per bulan. Tapi itu bukan angka mutlak," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Jika dilihat, besaran hak pensiun eks Presiden dan Wapres ini sesuai dengan yang tertera di Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wapres serta Bekas Presiden dan Wapres.

Dalam Bab III Pasal 6 ayat 1 UU itu menyebut, Presiden dan Wapres yang berhenti dengan hormat dari jabatannya berhak memperoleh pensiun. Sedangkan ayat 2 mengatakan, besarnya pensiun pokok sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 adalah 100% dari gaji pokok terakhir.

Lebih jauh dia mengaku, dalam pembayaran hak pensiun, Taspen mengikuti perhitungan jumlah dana pensiun dari Lembaga Kepresidenan yang berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Perhitungan pensiun ada sendiri, itu bukan domain kami. Kami sebagai operator hanya mengikuti SK yang terbit dari hasil perhitungan Lembaga Kepresidenan dan BKN," terangnya.

Hak pensiun tersebut, tambah Tobing, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan ke Taspen.

"Jadi uang pensiun akan langsung dibayarkan setiap bulan. Dalam APBN sudah disiapkan jauh-jauh hari," ujarnya.

Selain uang pensiun yang dibayar setiap bulan, Tobing menyebut, mantan Presiden dan Wapres akan memperoleh Tabungan Hari Tua (THT).

"Kalau THT dibayarkan sekaligus. Besaran yang diterima tergantung iuran dari mereka. Sedangkan tunjangan (pensiun) tidak kami berikan," papar dia.

Uang Pensiun SBY & Boediono

Social Icons

Followers